M-Commerce makin disukai

Menurut studi Nielsen 48% pengguna internet di Indonesia mengakses internet via ponsel. Hal ini menjadi penanda potensial untuk pelaku bisnis.

M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-commerce ini. Selain m-commerce, istilah lain yang sering dipakai adalah Mobile Business atau m-business.

Dasarnya, m-commerce adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang / e-commerce) dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-commerce ini adalah e-dagang yang berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan m-commerce bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk memberikan layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru. ( sumber : wikipedia )

Riset terbaru dari eDigital Research and Poltaltech Reply menyebutkan bahwa 64% dari pengguna smartphone kini telah memanfaatkan perangkatnya untuk m-commerce.

Hasil penelitian itu juga menunjukkan bahwa pertumbuhan belanja lewat ponsel tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Bahkan, 44% dari pemilik smartphone yang disurvei mengaku akan menggunakan perangkatnya untuk browsing dengan sepertiga (31%) di antaranya akan melakukan pembelian.

Kondisi serupa juga mulai terjadi di Indonesia. Pasar e-Commerce yang tadinya didominasi oleh desktop, kini perlahan-lahan mulai beralih ke pasar mobile. Terlebih saat ini, layanan cloud computing mulai merangsek ke ponsel seiring ekspansi mobile cloud di Indonesia.

Berdasarkan data data diatas, salah satu komponen penting dalam menggaet pasar online ini mempersiapkan toko kita untuk lebih mudah diakses / dibaca melalui ponsel (mobile ready)